
cekapcakap Berikut dua makanan ekstrem yang menjadi ciri khas di wilayah Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat Indonesia.
Yaitu Madu Hutan Danau Sentarum dan Ikan Toman.
Apakah pernah mencoba madu dari hutan Kapuas Hulu?
Ya, madu hutan adalah salah satu produk unggulan yang menjadi andalan Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Salah satu daerah yang menghasilkan madu hutan terletak di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum di Kapuas Hulu.
Tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menarik, Danau Sentarum juga memiliki berbagai potensi wisata yang menantang dan menarik untuk dikunjungi.
• 2 Fenomena Menarik Danau Sentarum Kapuas Hulu, Genangan Air Terbesar Berubah Menjadi Wilayah Daratan
Salah satu contohnya adalah mengamati langsung proses pengumpulan madu dari hutan.
Untuk menyaksikan proses pengambilan madu hutan, kita dapat mengunjungi kampung yang berada di sana, salah satunya Semangit.
Secara administratif, Semangit termasuk dalam Kecamatan Selimbau.
Desa Semangit hanya dapat dicapai melalui jalur laut.
Kami dapat menyewa speedboat dari Lanjak dengan harga yang beragam tergantung kondisi air dan memerlukan waktu sekitar satu jam untuk perjalanan.
Lanjak adalah ibu kota Kecamatan Batang Lupar, yang berjarak tempuh sekitar 3 jam dari Kota Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu.
Saat tiba di Semangit, kita dapat menghubungi Asosiasi Periau Danau Sentarum (APDS), yaitu organisasi yang mengelola kelompok petani madu di sana.
Periau adalah istilah dari kearifan lokal setempat, yakni kelompok petani lebah.
Meski belum dimanfaatkan secara penuh sebagai objek wisata, proses pengumpulan madu hutan ini benar-benar memberikan pengalaman yang luar biasa.
Menariknya, proses pengumpulan madu hutan ini dilakukan pada siang hari, sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB, ketika sinar matahari sedang paling terang.
Dari Semangit, beberapa anggota perahu kemudian mengajak kami melewati salah satu sarang madu hutan yang terletak di kawasan danau dengan menggunakan speedboat.
Satu perahu cepat dengan mesin 15 PK yang terbuat dari fiberglas dapat membawa maksimal tiga orang. Apakah tidak terkena sengatan lebah? Pertanyaan ini sering muncul sebelum mencapai lokasi panen.
Jangan khawatir, ketika berada di atas perahu cepat, kita akan dilindungi oleh kelambu dan beberapa alat pengaman lainnya.
Tentu, kita perlu memakai jaket atau pakaian lengan panjang beserta topi. Tujuannya adalah untuk mencegah serangan lebah dan juga agar kulit tidak terbakar akibat sinar matahari.
Sebelum memulai proses panen, seorang anggota membacakan puisi-puisi yang dinyanyikan.
Lagunya dalam nyanyian itu diyakini masyarakat mampu membawa lebah menjauh dari sarang.
Terdapat berbagai macam lagu yang dinyanyikan, salah satunya yang menyertai saya saat memanjat pohon untuk mengambil setiap detail dari proses panen.
Selain dimulai dengan bernyanyi, orang yang bertugas dalam pemanenan juga menyiapkan obor yang dibuat dari bahan akar menyadin (bahasa lokal) yang disusun menjadi satu.
Asap yang berasal dari suluh juga bertujuan untuk mengusir lebah agar menjauh dari sarang sementara waktu.
Lebah hutan Apis Dorsata membentuk sarang di dahan buatan yang disebut Tikung, yang sengaja ditempatkan pada cabang pohon berdahan kecil di sekitar danau.
Penggunaan Tikung ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan tetap dipertahankan hingga kini.
Tikung terbuat dari batang pohon yang dipotong menjadi lebar sekitar 20 hingga 30 sentimeter dengan panjang antara 1,2 hingga 2 meter.
Rata-rata setiap pohon memiliki 300 hingga 500 cabang. Satu sarang lebah yang terdapat di cabang bisa menghasilkan madu hingga 10 kilogram.
Ya, dalam proses panen ini, para petani menerapkan metode panen yang berkelanjutan.
Metode ini mulai mereka terapkan sejak berdirinya APDS pada tahun 2006.
Semua peralatan yang digunakan harus dalam keadaan bersih, termasuk pisau yang dipakai untuk memotong sarang juga harus terbuat dari bahan stainless.
Bagian sarang yang diambil hanya pada area kepala, sebutan para periau.
Tujuan dari ini adalah agar lebah dapat kembali ke sarang tersebut dan dapat berkembang biak, sehingga jumlah populasi tetap terjaga.
Metode panen di siang hari bertujuan agar lebah dapat mencari tempat beristirahat sementara ketika sebagian dari sarangnya diambil.
Dengan demikian, sarang lebah tersebut dapat dipanen sebanyak dua hingga tiga kali selama musim panen.
Setelah panen, madu selanjutnya dibawa kembali ke desa. Tahap pasca panen ini juga menarik untuk dilihat.
Sarang lebah yang telah dipanen sebelumnya kemudian dipotong-potong dengan membelah saluran pipa yang menyimpan madu.
Madu yang berasal dari sarang tidak diambil dengan cara diperas, tetapi dituang dan mengalir melalui saringan.
Setelah dipetik, sarang tersebut kemudian dituangkan ke dalam wadah penyaring berbahan kasa yang sangat rapat, sehingga memerlukan waktu lama untuk menunggu seluruh madu mengalir.
Proses tersebut mampu memperpanjang masa simpan madu, menjaga rasa yang konsisten serta menjaga kejernihan warnanya. Sementara itu, madu yang dihasilkan dari proses pengepresan biasanya lebih cepat menjadi asam dan tidak tahan lama serta memiliki warna yang lebih keruh.
Sudah selesai menetes, madu bisa langsung dikonsumsi. Sarang yang telah dipotong tetap dapat digunakan untuk menghisap madunya.
Menarik bukan? Nah, proses pengumpulan madu hutan ini dapat dilihat ketika musim bunga telah berakhir.
Musim panen madu biasanya berlangsung antara bulan November hingga Januari.
Makan Ikan Toman Danau Sentarum
Danau Sentarum di Kalimantan Barat dapat dianggap sebagai danau terkenal yang terdapat di Kalimantan.
Jika sudah mengunjungi Danau Sentarum, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba ikan khas danau tersebut.
Namanya adalah ikan Toman.
Ikan Toman merupakan jenis ikan pemangsa.
• 3 Fakta Danau Sentarum yang Membuat Kabupaten Kapuas Hulu Kini Terkenal, Wisata serta Keindahan Alam
Di Danau Sentarum, ikan toman dipelihara menggunakan keramba.
Ikan Toman umumnya dihidangkan dengan cara digoreng, dibakar, atau diolah menjadi berbagai macam hidangan.
# Berita Viral
!!!Membaca Berdampak Positif pada Pikiran Seperti Olahraga yang Baik untuk Tubuh!!!